Agenda Wisata Sumatera Barat 2017, Ada Pacu Itik dan Pacu Jawi

Atraksi pacu itik atau lomba itik terbang di Limapuluh Kota, Sumatera Barat. (Foto: Syofiardi Bachyul Jb/ JurnalisTravel.com)

SUMATERA BARAT sebagai salah satu destinasi menarik di Indonesia, kaya dengan berbagai kegiatan tradisi dan kreasi. Dinas Budaya dan Pariwisata Sumatera Barat sudah mempublikasikan agenda 2017. Sejumlah kegiatan digelar di kota kabupaten.

Event bergengsi balap sepeda internasional tahunan, Tour de Singkarak 2017 digelar pada Agustus 2017. Namun belum ada tanggal. Sedangkan Festival Tabuik, festival kolosal yang setiap tahun menyedot lebih 100 ribu penonton di Kota Pariaman diagendakan 25-26 November.

Pacu Itik, lomba itik terbang khas Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh dijadwalkan beberapa kali. Pada 19 Maret, 22 Juli, dan 9-10 Desember.

Pacu Jawi, atraksi lomba sapi tradisional di areal sawah di Tanah Datar digelar pada 13-14, 20-21, dan 27 Mei. Kemudian 21-22 dan 28-29 Juli. Selanjutkan 9-10 dan 16-17 September.

Ranah Minang juga memiliki sejumlah danau, karena itu ada sejumlah festival tahun ini di masing-masing danau.

Akan ada Festival Danau Maninjau 16 April, Festival Danau Kembar di Kabupaten Solok 15-16 April, dan Festival Pesona Danau Maninjau 14 Mei.

Sedangkan di pantai, ada Festival Gandoriah di Kota Pariaman 25-28 Mei, Pesta Pantai di Kota Pariaman 15-16 Juli, Festival Pasie Maelo di Kabupaten Padang Pariaman, Dayung Palinggam di Kota Padang 23-24 Desember, dan International Dragon Festival di Padang 18-20 Agustus.

Padang Fashion Festival akan digelar 22-28 Mei, Festival Langkisau di Pesisir Selatan 7-9 April, Internasional Walk Heritage di Tanah Datar 9 April, Pariaman Expo Fashion Week di Kota Pariaman 12-13 Agustus, dan Pagaruyung Carnival 16-18 September.

Kota Sawahlunto tetap menyelenggarakan acara tahunan SIMFest (Sawahlunto International Music Festival) 23-24 September dan Festival Wayang Nusantara 28-29 Oktober.

Akhirnya, acara unik adalah Minang Silek Camp di Kabupaten Solok. Acara ini pernah dua kali digelar dengan menghadirkan sejumlah orang asing pecandu silat. Mereka belajar silat kepada ahli silat tradisional di Sumatera Barat.

Acara yang paling spesial karena ini hanya sekali dalam periode panjang adalah Perayaan Titik Kulminasi Matahari 16-19 Maret di Kabupaten Pasaman. Acaranya pasti di Tugu Equator Bonjol,lokasi yang dilewati garis Khatulistiwa.

Silakan catat dan bersiap ke Sumatera Barat. Sudah tentu beberapa lokasi wisata yang terkenal seperti Jam Gadang dan Lobang Japang di Bukittinggi atau Ngarai Sianok bisa Anda kunjungi kapan saja. (Syof/ JurnalisTravel.com)